Ini adalah ruang rindu
dimana tawa anak-anak itu masih menggema
dimana ruang-ruang itu masih leluasa
di jamah, di hiasi dan di ajak bercanda
semakin renta ruang itu semakin sempit
dimanakah anak-anak itu akan berpijak?
di ruang-ruang playgroup yang eksklusif?
di lapangan-lapangan sempit tanpa rumput dan tanaman perdu?
ataukah…..
kini mereka keluar dengan senjata
dengan mulut ternganga, melempar caci-maki
yang tak tahu untuk apa mereka mencaci
Ruang Rindu adakah sekilas romantis?
adakah sesaat nostalgia di bawah pohon mangga depan rumah
atau pohon jambu samping rumah?
atau lincak-lincak bambu karya tangan-tangan perkasa
titian tangga itu, sebuah panutan untuk masa depan
anak-anak itu beriring, mengiring cita-cita setinggi langit
dimana orangtua berkisah tentang NawangWulan
tentang Joko Tarub
esok hari lengkung pelangi berhias diri
membangunkan bulan yang mulai pucat
Kau limpahkah gerimis kecil bersama embun
Kau semangati langkah-langkah kecil itu
dan hari bergulir
berganti senja ketika kau masih menghirup udara segar….
.
Handoko
pandjoel_here@ yahoo.com